Minggu, 04 Agustus 2019

Kalimat Toyibah ( Astaghfirullahal'aziim)




Macam-macam bacaan istighfar lengkap arab latin arti dan maknanya yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. yang shahih. Membacanya diulang-ulang. Bisa 1 kali, 3 kali, bahkan ada yang sampai 100 kali. Teman-teman tentu sudah sangat sering mendengar tentang kalimah istighfar. Sesudah kita melaksanakan shalat wajib, biasanya kita juga membaca istighfar. Dalam sehari semalam kita melaksanakan sholat wajib 5 (lima) waktu yaitu : subuh , dhuhur, ashar, maghrib, dan isya'. Inti dari istighfar adalah permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan oleh kita sebagai manusia. Sungguh merupakan bacaan yang amat mulia. Dalam ajaran Islam, memohon ampun  sangat penting sehingga tidak boleh ditinggalkan. Perjalanan hidup manusia tidak lepas dari salah dan dosa. Meskipun ia juga melakukan amal sholeh, tetapi dalam kesempatan yang lainnya kita tak luput dari sebuah kesalahan. Istighfar bisa menjadi sarana dalam membersihkan jiwa kita. 

Ada beberapa macam bacaan istighfar. Dari yang paling pendek hingga yang agak panjang. Berikut ini :


                                                                       Yang pertama

“ASTAGHFIRULLAH.”
Artinya :
" Aku memohon ampun kepada Allah."
Yang kedua,
"ASTAGHFIRULLAAHA WA ATUUBU ILAIHI"
Artinya :
“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”.
Yang ketiga,  
 

"ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI"
Artinya :
" Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadaNya."
Yang keempat,

"RABBIGHFIRLII WATUB 'ALAYYA INNAKA ANTAT TAWWAABUR RAHIIM"
Artinya :
“Wahai Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Yang kelima, bacaan istighfar ini sering dikenal sebagai sayyidul istighfar.


ALLAAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA, KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU, ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABUU-U BI DZANBII, FAGHFIRLII FAINNAHUUA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA"
Artinya :
”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau” 

 

Kamis, 01 Agustus 2019

KALIMAT TOYIBAH

Macam-macam bacaan istighfar lengkap arab latin arti dan maknanya yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. yang shahih. Membacanya diulang-ulang. Bisa 1 kali, 3 kali, bahkan ada yang sampai 100 kali. Teman-teman tentu sudah sangat sering mendengar tentang kalimah istighfar. Sesudah kita melaksanakan shalat wajib, biasanya kita juga membaca istighfar. Dalam sehari semalam kita melaksanakan sholat wajib 5 (lima) waktu yaitu : subuh , dhuhur, ashar, maghrib, dan isya'. Inti dari istighfar adalah permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan oleh kita sebagai manusia. Sungguh merupakan bacaan yang amat mulia. Dalam ajaran Islam, memohon ampun sangat penting sehingga tidak boleh ditinggalkan. Perjalanan hidup manusia tidak lepas dari salah dan dosa. Meskipun ia juga melakukan amal sholeh, tetapi dalam kesempatan yang lainnya kita tak luput dari sebuah kesalahan. Istighfar bisa menjadi sarana dalam membersihkan jiwa kita. Ada beberapa macam bacaan istighfar. Dari yang paling pendek hingga yang agak panjang. Berikut ini : Yang pertama, “ASTAGHFIRULLAH.” Artinya : " Aku memohon ampun kepada Allah." Yang kedua, "ASTAGHFIRULLAAHA WA ATUUBU ILAIHI" Artinya : “Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”. Yang ketiga, "ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI" Artinya : " Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadaNya." Yang keempat, "RABBIGHFIRLII WATUB 'ALAYYA INNAKA ANTAT TAWWAABUR RAHIIM" Artinya : “Wahai Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” Yang kelima, bacaan istighfar ini sering dikenal sebagai sayyidul istighfar. ALLAAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA, KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU, ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABUU-U BI DZANBII, FAGHFIRLII FAINNAHUUA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA" Artinya : ”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau”

Selasa, 23 Juli 2019

MENGAJI SURAT AL KAFIRUN A.Pengertian. Surah Al-Kafirun (bahasa Arab:الكافرون) adalah surah ke-109 dalam al-Qur'an. Surat ini terdiri atas 6 ayat dan termasuk surat Makkiyah. Nama Al Kaafiruun (orang-orang kafir) diambil dari kata yang muncul pada ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah tidak diijinkannya kompromi dalam bentuk mencampuradukkan ajaran agama.Pada masa penyebaran Islam di Mekkah, kaum Quraisy yang menentang Rasulullah SAW tak henti-hentinya mencari cara untuk menghentikan ancaman Islam terhadap kepercayaan nenek moyang mereka. Pada salah satu upaya tersebut mereka berusaha mengajukan proposal kompromi kepada Rasulullah SAW dimana mereka menawarkan: jika Rasulullah mau memuja Tuhan mereka, maka merekapun akan memuja Tuhan sebagaimana konsep Islam. Kemudian surat ini diturunkan untuk mejawab hal itu. قل يايهااكفرون لا اعبدماىعبدون ولاانتم عبدون مااعبد ولااناعابدماعبدتم ولاانتم عبدون مااعبد لكمدينكم ولي دين Artinya: Katakanl (Muhammad) “Wahai orang-orang kafir! (1) Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. (2) Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah. (3) Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, (4) Dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. (5) Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (6) (Al Kafiruun: 1-6) B. Tafsir ayat Setelah membaca Surat Al-Kafirun di atas, anda harus mengetahui apa saja isi kandungan dari Q.S. Surat Al-Kafirun. 1. Pada ayat 1-3 yang artinya Katakanlah: "Hai orang-orang-kafir, Aku tidak akan menyembah yang kamu sembah, Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Yang maksudnya Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW beserta orang-orang mukmin tidak menyembah berhala yang disembah oleh masyarakat kaum Quraisy. Dan Nabi Muhammad SAW bersama orang-orang mukmin hanya menyembah Allah SWT. Yang Maha Esa dan Maha Kuasa berhala-berhala yang mereka sembah tidak dapat memberikan manfaat atau madharat kepada penyembahnya dan hanyalah menyembah Allah SWT. Tuhan yang tidak bersekutu, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan sebaiknya orang-orang kafir Quraisy penyembah berhala dan dewa-dewa yang mereka anggap penolong, penyembah dewa yang mereka sangka berdiam pada pohon-pohon besar pada berhala yang mereka buat atau tempat-tempat lain. Orang-Orang Quraisy itu bukan penyembah Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa bagi seluruh alam. 2. Pada ayat 4 yang artinya: "Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah", yang menegaskan bahwa Nabi Muhammad bersama orang-orang mukmin tidak pernah menyembah berhala yang disembah oleh orang-orang kafir. Dan tidak akan menjadi penyembah berhala dan patung. 3. 3. Pada ayat 5 yang artinya: "Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah." berisi tentang orang-orang kafir Quraisy menawarkan kerja sama dengan Nabi Muhammad SAW. dalam menyembah Tuhan orang-orang kafir Quraisy. Oleh karena-nya Allah SWT. mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. tentang keadaan orang-orang kafir Quraisy yang sebenarnya. 4. Pada ayat 6 yang artinya:"Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku". Didalam ayat 6 ini ditegaskan bahwa jangan mencoba-coba mempengaruhi Nabi Muhammad SAW dan orang-orang mukmin. Untukmu, ikutlah ajaranmu yang mempersekutukan Tuhan. Sedangkan untukku, bahwa itu akan mengikuti agamaku yang mengajarkan iman tauhid. C. Isi Kandungan 1)Kebebasan dalam menganut agama dan mengamalkan ajarannya 2)Tidak boleh memaksakan agama kepada orang lain 3)Anjuran untuk bertoleransi dengan saling menghargai penganut agama lain. D. Sikap atau Perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari: 1)Menolak ajakan orang orang kafir untuk tukar menukar peribadatan dan keimanan 2)Orang Islam harus meyakini kebenaran agama Islam

Haji dan umroh